Merakit PC Desktop sesuai Tujuan dan Budget

Pada era digital di saat ini, semua orang rata-rata sudah memegang Handphone dengan model Smart Phone, dan bagi yang super sibuk dan sering mobile mereka di lengkapi dengan Laptop sehingga kebutuhan akan pekerjaan bisa di lakukan di mana saja dan kapan saja. Laptop sebagaimana mobile nya, tentu nya punya beberapa keterbatasan terkadang kita tetap membutuhkan PC desktop untuk mengerjakan sesuatu yang power full seperti main game ataupun desain dan editing.

Untuk memulai merakit PC kita harus mempunyai tujuan PC apa yang akan kita bangun, dan kira-kira spesifikasi yang kita inginkan ada di bottom, middle, atau top. Spesifikasi tersebut akan mempengaruhi budget yang akan dihabiskan dalam merakit. JIka PC yang akan dirakit hanya untuk mengerjakan pekerjaan Office dan Administasi tentunya bisa kita rakit dengan spek yang low saja, tidak usah sampe boros resource seperti menggunakan processor i7 yang harganya diatas 3 juta, tetapi cukup dengan menggunakan processor i3 atau jika punya budget lebih bisa di up ke i5. Berikut kita buatkan tabel nya:

Spek Low
Tujuan untuk Office dan Adminstrasi

Proc I3 (include VGA)
Mobo Mini ATX
Ram 4-8 GB
HDD 500GB
VGA Ga Perlu
PSU 300watt

Spek Middle
Tujuan untuk Desain Grafis dan Game Ringan

Proc I5
Mobo Micro ATX
Ram 8-16 GB
HDD 256GB SSD
VGA Seri GTX
PSU 500watt

Spek High
Tujuan untuk Desain 3D, Video Editing dan Game – Game berat lainya

Proc I7
Mobo ATX
Ram Minimum 16 GB
HDD 1TB NVME
VGA Seri RTX (minimal 2)
PSU 750watt

Tabel diatas merupakan gambaran umum untuk spesifikasi PC rakitan sesui dengan kelas nya, jika mau detailkan lagi bisa banyak perinciannya seperti ram ada yang low latency khusus untuk game, processor ada yang khusus bisa diovercloak, dan lain sebagainya. Semakin tinggi spesifikasi, semakin ringan dan smooth PC bekerja, Jika kita menggunakan spek High untuk pekerjaan Office dan Administrasi tentu nya akan kita dapatkan performa yang sangat menakjubkan, semua akan terasa smooth dan cepat tanpa ada lag waktu dalam membuka dan mengoperasikan program-program nya. Tetapi jika spek low kita gunakan untuk mengedit video dan main game yang berat, tetap bisa di proses hanya saja kita akan mengalami program yang saat kita buka lama loading nya, saat memproses task lama, dsb nya.

Pertama kita tentukan dulu Processor yang akan kita gunakan, Processor ada 2 Vendor utama yaitu Intel dan AMD. Secara Umum kedua processor ini pada masing-masing kelas nya sama dan mempunyai kelebihan dan kekurangan nya. Processor intel mempunyai keunggulan di effisiensi nya sedangkan AMD mempunyai keunggulan di Core dan Clock nya sehingga AMD akan lebih boros mengkonsumsi daya dan lebih cepat panas. Pilih lah Processor dengan teknologi terakhir, seperti pada saat ini Intel sudah sampai generasi 9th dan pastikan jenis socket processor nya. Yang paling umum adalah Processor intel generasi 9th dengan socket 1151. Dan mulai pertengahan 2020, Intel sudah merelease processor generasi ke 10th dengan socket yang berbeda dengan generasi ke 9th yaitu memakai socket 1200.

Electronic collection – Installing modern computer processor (CPU) in motherboard

Tentunya generasi terbaru mempunyai tingkat efisiensi dan performa yang lebih baik dari generasi sebelum nya, tetapi pasti harus di tebus dengan harga yang lebih mahal. Diseberang sana ada processor besutan AMD yang siap untuk di pinang juga, alasan para pengguna AMD karena mereka mendapatkan harga yang lebih murah dibandingkan dengan versi Intel nya dengan performa yang hampir sama terkadang di beberapa seri malah lebih baik AMD. Hanya saja harga yang murah perlu di tebus dengan menggunakan pendingin processor yang harus lebih bagus dan PSU yang besar.

Low Spec Processor
Intel i3
atau
AMD Ryzen 3

Mid Spec Processor
Intel i5
atau
AMD Ryzen 5

High Spec Processor
Intel i7
atau
AMD Ryzen 7

Intel i9
atau
AMD Ryzen 9

Kedua Motherboard, motherboard adalah tempat dimana semua komponen-komponen PC di tempatkan atau terhubung. Memilih Motherboard harus sesuai dengan Socket Processor yang kita pilih, seperti yang dijelaskan sebelum nya. Jika kita memilih Processor Intel generasi 8th dan 9th umum nya memakai socket 1151, sedangkan jika menggunakan processor intel generasi ke 10th di perlukan motherboard socket 1200. Untuk Processor AMD terbaru menggunakan socket AM4. Motherboard juga mempunyai beberapa ukuran dan di kelompokan ke dalam 3 :

  1. ATX
  2. Micro ATX
  3. Mini ATX

Setiap jenis motherboard mempunyai tujuan nya sendiri, jika kita ibaratkan ATX di peruntukan untuk komputer dengan spesifikasi HIgh End, karena banyak nya slot expansion PCIe yg di bisa di pergunakan untuk menanam Graphic Card atau Sound Card, bisa 4 sampai 6 slot. Sedangkan micro ATX mempunyai ekspansi slot PCIe nya cuma 2 sampai 4, dan yang mini-ITX cuma ada 1 slot dan slot ram nya hanya 2. Jadi jika kita ingin merakit komputer hanya untuk keperluan office dan administrasi saja dan tidak ada ke inginan untuk melakukan upgrade komponen di kemudian hari, kita bisa menggunakan Mini-ITX, atau bisa menggunakan micro-ATX.

Jadi untuk Motherboard, yang perlu di perhatikan adalah :

  1. Socket Processor yang akan di gunakan
  2. Ram yang akan digunakan seberapa besar
  3. Jumlah VGA Card yang akan di gunakan
  4. Rencana upgrade di kemudian hari.

Untuk Motherboard juga ada generasi nya seperti processor, hal ini lebih dikenal dengan nama chipset motherboar, semakin baru chipset nya, semakin tinggi seriesnya, semakin mahal harganya. Jika ingin merakit PC low spec, kita tidak perlu menggunakan chipset yang terbaru dengan harga yang mahal cukup yang murah saja, karena sudah mumpuni dan tidak membuang uang untuk resource yang tidak terpakai. Tapi kalau untuk Gamer, silahkan di beli sesuai dengan budget agar dapat performa maksimum dalam bermain game.

Ketiga RAM, Ram bagi orang awam lebih di kenal dengan kata Memory yang memang benar singkatan dari Ram adalah Random Access Memory. Fungsi dari Ram adalah sebagai media penyimpanan sementara ketika program pada komputer bekerja, semakin besar RAM disematkan, semakin tinggi performa komputer. Dengan Ram yang besar, kita dapat dengan mudah bekerja dengan multi program dengan kata lain membuka beberapa windows sekaligus tanpa harus merasakan lag.

perbedaan DDR 3 dengan DDR 4

Jenis Ram yang ada dipasaran umumnya ada DDR 3 dan DDR 4. Ram DDR 3 digunakan pada komputer-komputer generasi sebelum nya, sedangkan DDR 4 dipakai pada komputer-komputer sekarang. Harap di perhatikan dalam membeli RAM , harus sesuai dengan Motherboard yang dipakai. Tetapi untuk saat ini lebih baik menggunakan Motherboard yang menggunakan DDR 4 dan menggunakan RAM DDR 4.

Seperti di infokan pada tabel awal, jumlah minimum ram

  • Low Spek PC membutuhkan RAM 4-8 GB
  • Mid Spek PC membutuhkan RAM 9-16GB
  • High Spek PC membutuhkan RAM diatas 16GB

Keempat Hard Disk Drive (HDD) , fungsi dari HDD adalah untuk menyimpan semua data dan program komputer, Hardisk yang umum ada ukuran 3,5″ , dan 2,5″. Hard disk berisi piringan cakram untuk menyimpan data, kapasitas yang beredar di pasaran sekarang ada 256GB, 512GB, 1TB dan 2TB dan diatas 2TB pun ada. Pada HDD model disk cakram, terdapat chace atau memori yang fungsi nya sebagai tempat penampungan data sementara sebelum di write / read ke hard disk. Selain chace ada juga speed rotation nya, hardisk biasa mempunyai speed rotation 5400rpm, dan hard disk untuk performa tinggi mempunyai speed 7200rpm. Pada saat ini, teknologi hard disk sudah berkembang, yang dahulu memakai piringan cakram untuk menyimpan data, sekarang memakai Chip Memori dan di kenal dengan nama SSD (solid state disk). Kelebihan SSD mempunyai speed read write yang cukup tinggi, karena tidak memerlukan alat mekanik sebagai motor penggerak head pada hard disk sebelum nya. menurut pengalaman saya, jika loading windows dari booting sampe login membutuhkan waktu sekitar 1 menit dengan menggunakan hard disk piringan cakram, tetapi jika dengan SSD , waktu loading dari booting sampe login, tidak sampai 15 detik.

Jika kalian ingin merakit komputer, hard disk bisa di sesuaikan dengan kebutuhan budget. untuk komputer Office, Hard disk biasa dengan speed 5400 rpm sudah cukup, kapasitas 512GB juga sudah sangat memadai. Tapi kalo untuk buat Gaming dan Desain dan Editing saya menyarankan memakai hardisk SSD agar didapatkan performa yang lebih baik.

Kelima VGA Card, Untuk bagian ini bisa di perlukan bisa juga ga, Untuk beberapa processor sudah di benamkan VGA, sehingga kita tidak perlu lagi menambahkan VGA card dan langsung menggunakan port VGA yang ada di motherboard. Tetapi untuk processor yang dikhususkan buat overclock/gaming tidak di benamkan VGA ke dalam processor nya, biasanya di tandai dengan series xxxK di bagian belakang seri nya.

Produsen chipset VGA terbesar ada 2 , NVIDIA dan AMD . Untuk kedua nya mempunyai plus minus di beberapa benchmark, di sebagaian series VGA NVIDIA lebih unggul di lain benchmark AMD VGA lebih unggul. Pilihan VGA mana yang akan di gunakan kembali kepada preferensi nya. Terlepas dari itu semua beberapa hasil test menunjukan NVIDIA unggul di VGA Card kelas High end, sedangkan AMD bersaing kuat di kelas Menengah baik dari harga dan performa.

Keenam Power Suply, Setelah komponen utama PC sudah kita tetapkan Processor, Motherboard, RAM dan Harddisk, terakhir yg kita butuhkan adalah Power Supply nya (PSU) dan Casing nya. Banyak produsen casing sudah menyertakan PSU didalam casing nys, sebut saja seperti SIMBADDA, Power Logic dan Dazumba. Sekarang pertama- tama kita menghitung kebutuhan power supply.

  • Processor
    untuk processor dibutuhkan power 60-120 watt, tergantung spesifikasi nya, untuk lebih detil nya bisa di lihat dari datasheet TDP processor yang dibutuhkan, sebagai contoh kita ambil data sheet dari i3 generari 8th membutuhkan daya 90watt, sedangkan Ryzen 3 membutuhkan daya 65 watt.
  • RAM yang dipasang berapa keping
    Satu keping RAM 4 GB membutuhkan kurang lebih sebesar 2-4 watt dan ram diatas 8GB perkepingnya membutuhkan daya diatas 5watt. Jadi jika kita pakai RAM 2 keping 8GB maka kebutuhan power nya sekitar 5w x2 = 10w.
  • Hard disk
    Untuk Hard disk Cakram 3,5″ nya sebesar 5-10w
    Untuk Hard disk Cakram 2,5′ nya sebesar 2-5w
    Sedangkan untuk Hardisk SSD nya sebear 1-3w
  • Motherboard
    Motherboard membutuhkan daya sekitar 40-80w

Untuk lebih detil tentang perhitungan daya yang dibutuhkan, bisa di simulasikan di web ini : https://pc-builds.com/psu/ . Kita tinggal masukan saja komponen-komponen pc apa yang akan kita gunakan dan tekan tombol calculate, akan keluar berapa total daya yang dibutuhkan.

Ukuran PSU variari mulai 250watt sampai diatas 1000watt, dan PSU – PSU kelas menengah mempunyai sertifikat effisiensi faktor diatas 80%, semakin tinggi tingkatan sertifikat 80plus yang di sematkan, semakin stabil daya yang di keluarkan oleh PSU tersebut. Bisa dilihat di tabel diatas untuk tingkatan-tingkatan PSU dengan sertifikat 80Plus.

Selain hal-hal diatas, aksesoris PC juga ada yang wajib di butuhkan dan ada juga yang tidak perlu ditambahakan PC sudah bisa beroperasi, seperti Keyboard dan Mouse, WIFi adapter, Monitor, UPS, DVD ROM.

Demikianlah pengenalan dasar komponen-komponen PC yang harus ada supaya PC bisa di gunakan sebagai mana mestinya. Perlu di perhatikan adalah Tujuan kita membangun PC untuk apa, jangan sampai PC yang kita bangun, malah menjadi over resource dan membuang uang .

Jika ada dari pembaca yang masih belum mengerti atau meminta saran, bisa menulis komen dan jika saya mengerti akan saya usahakan jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *